Anggota DPRD Maluku Tengah, Franky Loupatty. (Ist)

Franky Loupatty Ajak Warga Dukung Program MBG: "Investasi Besar untuk Masa Depan Generasi Bangsa"

35

MASOHI, JejakInfo.id – Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, Franky Loupatty, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Bagi Loupatty, program tersebut bukan sekadar penyediaan makanan bagi pelajar, melainkan langkah besar dalam mempersiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan program yang kini mulai berjalan di berbagai daerah.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap generasi muda. Anak-anak yang sedang menempuh pendidikan mendapatkan akses makanan bergizi yang sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan proses belajar mereka,” ujar Loupatty di Masohi, Kamis (4/6).

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia tidak bisa dibangun secara instan. Perhatian terhadap kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan ibu hamil menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang lebih kuat di masa mendatang.

Loupatty menilai kehadiran MBG juga menjadi salah satu upaya serius pemerintah dalam menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan nasional. Ia bahkan menyebut program tersebut sebagai bentuk investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan Indonesia dalam beberapa dekade ke depan.

“Saya kira baru pertama kali dalam sejarah bangsa ini ada pemimpin yang memberikan perhatian begitu besar kepada generasi muda melalui program makan bergizi gratis. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi besar untuk masa depan Indonesia,” katanya.

Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, program MBG juga dinilai membawa manfaat ekonomi yang luas. Kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program tersebut membuka peluang bagi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok.

Menurut Loupatty, perputaran ekonomi yang tercipta dari program ini menjadi keuntungan tambahan yang patut diapresiasi. Selain menyediakan pasar bagi hasil produksi masyarakat, operasional dapur MBG juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi banyak warga.

“Program ini memberikan efek ganda. Anak-anak mendapatkan asupan gizi yang lebih baik, sementara masyarakat memperoleh peluang ekonomi baru melalui sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan berbagai aktivitas pendukung lainnya,” ujarnya.

Meski demikian, Loupatty tidak menampik bahwa pelaksanaan program berskala nasional tersebut masih menghadapi berbagai tantangan. Ia menilai evaluasi dan perbaikan harus terus dilakukan agar manfaat program benar-benar dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Karena itu, ia mendukung langkah penyegaran di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program di lapangan.

“Ini membuktikan pemerintah tidak menutup mata terhadap kritik dan masukan yang berkembang. Evaluasi diperlukan agar program semakin efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Loupatty juga menekankan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi. Namun, ia berharap setiap masukan yang diberikan masyarakat tetap berorientasi pada perbaikan, bukan menciptakan polemik yang tidak produktif.

“Koreksi dari masyarakat sangat penting. Tetapi kritik harus bertujuan memperbaiki, bukan membangun opini yang menyesatkan atau membuat gaduh ruang publik. Kita semua harus melihat program ini sebagai kepentingan bersama untuk masa depan bangsa,” ujarnya.

Lebih jauh, Loupatty mengajak masyarakat memberi dukungan terhadap berbagai program strategis nasional yang tengah dijalankan pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, hingga program hilirisasi industri.

Ia meyakini manfaat dari berbagai program tersebut mungkin belum sepenuhnya terlihat saat ini, namun akan memberikan dampak besar dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kita mungkin belum melihat hasilnya secara maksimal hari ini. Namun saya optimistis beberapa tahun ke depan dampaknya akan semakin terasa. Indonesia akan menjadi negara yang kuat, maju, dan disegani, bukan hanya di Asia tetapi juga di tingkat dunia,” katanya.

Menutup pernyataannya, Loupatty mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengambil bagian dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Menurutnya, keberhasilan Indonesia di masa depan sangat ditentukan oleh keseriusan semua pihak dalam mempersiapkan generasi hari ini.

“Target besar menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan dukungan semua pihak. Mari bersama-sama menopang program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Masa depan Indonesia ditentukan oleh bagaimana kita mempersiapkan generasi hari ini,” pungkasnya. (ji5)