Anggota DPRD Maluku Tengah, Fraksi Partai Gerindra, Fredy Bakarbessy. (Ist)

Fredy Bakarbessy Nilai Program MBG Dirasakan Manfaatnya

14

AMBON, JejakInfo.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi salah satu kebijakan yang paling nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penilaian itu disampaikan Anggota DPRD Maluku Tengah, Fredy Bakarbessy, yang menyebut program tersebut sebagai investasi besar untuk masa depan bangsa.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, terutama anak-anak yang sedang menempuh pendidikan,” kata Fredy kepada JejakInfo.id di Masohi, Jumat (5/6).

Menurutnya, komitmen Presiden Prabowo terhadap program MBG terlihat dari perhatian dan pengawasan yang diberikan terhadap pelaksanaannya. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat.

Prabowo bahkan mengingatkan para pelaksana program agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan lainnya.

“Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” tegas Presiden dalam agenda konsolidasi nasional Program MBG yang dihadiri ribuan peserta dan mitra dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas dan mitra yang menjalankan program hingga ke wilayah terpencil dengan berbagai tantangan geografis.

Bagi Fredy, perhatian besar pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekolah dan ibu hamil merupakan langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.

“Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang baik untuk menunjang pertumbuhan dan proses belajar mereka. Program ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menilai MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan upaya jangka panjang untuk menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Selain meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan, program tersebut juga diyakini mampu menekan angka stunting yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional.

“Saya kira baru pertama kali dalam sejarah bangsa ini ada perhatian sebesar ini terhadap generasi muda melalui program makan bergizi gratis. Ini adalah investasi besar yang hasilnya akan dirasakan Indonesia di masa depan,” katanya.

Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, Fredy menilai MBG juga memberikan efek ekonomi yang signifikan. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar membuka peluang bagi petani, nelayan, peternak, serta pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok program tersebut.

Menurutnya, aktivitas dapur MBG yang kini mulai beroperasi di berbagai daerah juga menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Program ini memberikan manfaat ganda. Anak-anak memperoleh gizi yang lebih baik, sementara masyarakat mendapatkan peluang usaha dan sumber penghasilan baru,” jelasnya.

Meski demikian, Fredy mengakui pelaksanaan program berskala nasional itu masih menghadapi sejumlah tantangan. Karena itu, evaluasi dan perbaikan perlu terus dilakukan agar manfaatnya semakin optimal dan tepat sasaran.

Ia mendukung langkah Presiden Prabowo melakukan penyegaran di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

“Langkah ini menunjukkan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan. Evaluasi sangat penting agar program berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Fredy juga mengingatkan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi, namun harus diarahkan untuk memperbaiki kebijakan, bukan sekadar menciptakan polemik yang tidak produktif.

“Kritik sangat diperlukan, tetapi tujuannya harus untuk perbaikan. Kita semua perlu melihat program ini sebagai kepentingan bersama demi masa depan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, hingga program hilirisasi industri.

Menurut Fredy, manfaat dari berbagai program tersebut mungkin belum sepenuhnya terlihat saat ini, namun dampaknya akan semakin terasa dalam beberapa tahun mendatang.

“Kita mungkin belum melihat hasilnya secara maksimal hari ini. Namun saya optimistis ke depan Indonesia akan menjadi negara yang lebih kuat, maju, dan mampu bersaing di tingkat dunia,” katanya.

Menutup pernyataannya, Fredy mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung agenda pembangunan nasional demi menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.

“Target Indonesia Emas 2045 membutuhkan dukungan semua pihak. Masa depan bangsa ditentukan oleh bagaimana kita mempersiapkan generasi hari ini,” pungkasnya. (ji2)