-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Ternate, JejakInfo.id — Baru sehari menjejakkan kaki di Kota Ternate, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, langsung tancap gas.
Tanpa menunggu waktu, ia memilih turun ke lapangan, meninjau langsung proyek jalan hingga lokasi bencana longsor.
Langkah awalnya dimulai dari Kabupaten Halmahera Utara. Di sana, pria yang akrab disapa Haji Mito ini memeriksa progres pembangunan jalan dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) pada ruas Ngidiho–Lapi.
Kunjungan itu menjadi sinyal jelas bahwa pengawasan proyek tidak akan dilakukan dari balik meja.
Tak berhenti di satu titik, ia melanjutkan peninjauan ke ruas SP Dodinga–Galela yang menghubungkan wilayah Halmahera Barat dan Halmahera Utara. Fokusnya satu: memastikan pekerjaan preservasi jalan berjalan sesuai target dan standar yang telah ditetapkan.
Di tengah padatnya agenda pembangunan, perhatian juga diarahkan pada kondisi darurat. Bersama tim BPJN Maluku Utara, Haji Mito turun langsung ke lokasi longsor di ruas jalan nasional di Kelurahan Ngade, Kota Ternate. Peninjauan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya memastikan penanganan cepat agar jalur transportasi tetap aman dilalui masyarakat.
Perjalanan berlanjut ke Kelurahan Rua. Di sana, ia memantau pembangunan jembatan yang tengah dikerjakan—sebuah infrastruktur vital yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Begitu saya tiba, langsung bergerak. Ini perintah yang harus dijalankan,” ujar Haji Mito saat ditemui, Senin (4/5).
Mandat tersebut, katanya, datang langsung dari Menteri Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga. Ia menegaskan, kehadiran di lapangan menjadi kunci untuk menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, setiap pekerjaan akan terus dipantau secara berkala, baik dari sisi kualitas maupun ketepatan waktu.
“Yang jelas, kita ingin semua pekerjaan ini tidak hanya selesai tepat waktu, tapi juga berkualitas dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sebagai informasi, Abdul Hamid Payapo resmi ditunjuk sebagai Plt Kepala BPJN Maluku Utara pada 24 April 2026 oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Wilayah I BPJN Maluku di Ambon. (ji1)

