Rohalim Boy Sangadji. (Ist)

Golkar Maluku Menunggu Ketukan Palu, Tiga Nama Sekretaris Masih di Laci Ketum

347

Ambon, JejakInfo.id — Dinamika di tubuh DPD Partai Golkar Provinsi Maluku masih terus berdenyut. Hingga kini, posisi sekretaris belum juga menemui kepastian. Tiga nama kuat hasil pleno tim formatur masih “tersimpan rapi” di meja Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Ketiga figur tersebut bukan nama sembarangan: Anos Yermias, Richard Rahakbauw, dan Max Siahay. Mereka adalah kader-kader senior yang rekam jejaknya telah teruji di internal partai. Namun, siapa yang akhirnya dipercaya menduduki kursi sekretaris, sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.

Anggota tim formatur, Rohalim Boy Sangadji (RBS), membenarkan hal itu saat dikonfirmasi JejakInfo.id, Jumat (9/1).

Ia menegaskan, tim formatur telah menuntaskan pleno dan sepakat menyerahkan tiga nama tersebut ke DPP untuk diputuskan.

“Formatur sudah bekerja. Sekarang tinggal menunggu keputusan Ketum,” ujar RBS.

Meski begitu, di internal partai mulai berembus kabar bahwa satu nama disebut-sebut telah mengantongi restu. RBS tak menampik adanya isu tersebut, namun ia mengingatkan agar semua pihak menahan diri.

“Sampai hari ini belum ada keputusan resmi. Finalnya tetap di Ketum,” tegasnya.

RBS menyebut, ketiga kandidat memiliki kualitas yang relatif setara. Prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, hingga integritas menjadi modal utama mereka. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan Golkar Maluku ke depan jauh lebih besar dibanding sekadar perebutan jabatan struktural.

“Golkar Maluku sedang tidak baik-baik saja. Kita kehilangan kursi di 11 kabupaten/kota, bahkan di tingkat provinsi. Siapapun yang nantinya dipercaya memimpin, harus punya komitmen kuat untuk bekerja kolektif. Merebut kursi itu mudah, mempertahankan dan menambahnya jauh lebih sulit,” papar RBS lugas.

Ia juga menyayangkan pernyataan salah satu senior di DPP yang terkesan mendahului keputusan resmi dengan menyebut salah satu nama telah disetujui.

“Itu bisa menjadi blunder. Proses ini harus dijaga marwahnya. Kita tunggu saja keputusan Ketum,” katanya mengingatkan.

RBS berharap, setelah keputusan diketok dan pelantikan digelar, seluruh kader Golkar Maluku bisa kembali merapatkan barisan, meninggalkan perbedaan, dan fokus pada satu tujuan: mengembalikan kejayaan partai berlambang beringin di Bumi Raja-Raja.

SOKSI Bergerak, Konsolidasi Daerah Dilanjutkan

Di sisi lain, konsolidasi organisasi sayap partai juga terus berjalan. Sebagai Ketua Depidar SOKSI Maluku, RBS mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru dua Depicab SOKSI yang telah menuntaskan Muscab, yakni Kota Ambon dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Yang lain menyusul. Agenda konsolidasi lanjutan akan kita gas setelah lebaran,” ujarnya.

Dua daerah yang paling berpeluang menggelar Muscab berikutnya adalah Kabupaten Buru dan Buru Selatan. RBS menegaskan, sebagai salah satu ormas pendiri Golkar, SOKSI tetap tegak lurus mendukung seluruh kerja politik partai.

“SOKSI akan selalu berada di samping Partai Golkar. Tekad kami jelas: mengembalikan kejayaan Golkar di Maluku. Kekuasaan harus direbut, karena dari sanalah kita bisa berbuat lebih banyak untuk rakyat Maluku,” tandasnya.

Dengan dinamika yang masih cair dan konsolidasi yang terus bergerak, Golkar Maluku kini berada di persimpangan penting. Semua mata tertuju ke Jakarta, menunggu satu keputusan yang akan menentukan arah langkah berikutnya. (ji1)