Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah pos pengamanan Lebaran di Kota Ambon, Senin (16/3) sore. (Ist)

Gubernur dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Ambon, Pastikan Personel Siap Siaga

14

Ambon, JejakInfo.id — Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah pos pengamanan Lebaran di Kota Ambon, Senin (16/3) sore.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik strategis, di antaranya pos pengamanan di depan Masjid Raya Alfatah Ambon serta pos yang berada di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP), Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon.

Kunjungan tersebut juga diikuti sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Maluku, Komandan Lanud Pattimura, Komandan Kodaeral Ambon, Kepala Informasi dan Pengolahan Data Kodam XV/Pattimura yang mewakili Pangdam, serta Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku.

Di setiap pos yang dikunjungi, rombongan menerima laporan langsung dari para komandan pos mengenai situasi keamanan serta langkah-langkah pengamanan yang telah dilakukan selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Dalam laporan tersebut terungkap sejumlah potensi gangguan keamanan yang kerap muncul pada malam hari, seperti aksi balap liar, tawuran antar pemuda, hingga kelompok remaja yang kedapatan mengonsumsi minuman keras.

Gubernur Hendrik Lewerissa mengatakan, kunjungan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah bersama aparat keamanan untuk memastikan seluruh personel pengamanan berada dalam kondisi siap siaga.

“Kehadiran kami untuk memastikan bahwa pos pengamanan dan pelayanan Idul Fitri benar-benar siap. Negara harus hadir menjamin masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujar Lewerissa.

Ia juga mengapresiasi kesiapan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, hingga Pramuka yang berjaga di setiap pos. Menurutnya, sinergi dan kekompakan antarpetugas menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan.

Meski demikian, gubernur mengingatkan agar potensi gangguan keamanan tetap diantisipasi secara serius melalui langkah-langkah pencegahan. Ia menegaskan, jika terjadi pelanggaran, aparat harus bertindak tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Potensi kerawanan tentu tetap ada. Karena itu saya minta seluruh personel tetap fokus melakukan pencegahan. Jika terjadi gangguan, bertindaklah tegas tetapi tetap humanis,” tegasnya.

Lewerissa berharap, sisa hari di bulan Ramadhan hingga momen Idul Fitri dapat berlangsung aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Maluku.

“Pemerintah dan aparat keamanan terus bersinergi agar masyarakat yang mudik dapat bertemu keluarga dan merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan. Namun masyarakat juga harus ikut menjaga keamanan, baik saat malam takbiran maupun pada hari raya,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan bahwa secara umum seluruh pos pengamanan dan pelayanan Lebaran di Kota Ambon berada dalam kondisi siap menjalankan tugas.

Ia tetap mengingatkan personel di lapangan agar terus mengedepankan langkah-langkah preventif, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban seperti balap liar dan kumpul-kumpul kelompok pemuda pada malam hari.

“Kedepankan dialog dan pendekatan persuasif. Kehadiran aparat harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang sedang melakukan perjalanan mudik dan merayakan Lebaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur, Kapolda, dan jajaran Forkopimda juga menyerahkan paket bingkisan Idul Fitri kepada personel gabungan yang bertugas di kedua pos pengamanan yang dikunjungi.

Bingkisan tersebut menjadi simbol perhatian dan apresiasi bagi para petugas yang tetap menjalankan tugas negara saat masyarakat merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

Di balik seragam dan tugas jaga mereka, ada keluarga yang menunggu di rumah. Namun demi memastikan Maluku tetap aman dan damai selama Idul Fitri, para personel memilih tetap berada di garis depan menjaga keamanan masyarakat. (ji2)