Korban meninggal dunia dievakuasi di Masjid Nurul Iman, Desa Dava, Namlea, Kabupaten Buru. (Ist)

Gunung Botak Telan Korban, 6 Orang Meninggal Dunia

479

NAMLEA, JEJAKINFO.ID – Tragedi naas menimpa para penambang emas dan keluarga yang bermukim di areal Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Sabtu (8/3/2025). 

Enam orang dikabarkan meninggal dunia, dan lainnya masih dalam pencarian karena diduga tertimbun material longsor.

Informasi yang diterima JejakInfo.id, peristiwa itu berawal saat hujan deras mengguyur lokasi pertambangan Gunung Botak dan sekitarnya.

Karena curah hujan yang berlangsung lama, maka arus air semakin kencang dari atas tebing lokasi longsor.

Derasnya air menggerus material tanah dan bebatuan dari arah tebing. Akibatnya beberapa tenda penambang dan warung makan dihantam banjir dan material longsor. 

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (8/3/2025) sekira pukul 05.30 Wit, dini hari. Akibat peristiwa ini, lima orang dikabarkan meninggal dunia. 

Identitas korban meningal masing–masing; Isra, penambang (51), istrinya Sarbia (49), anaknya Iman (8) dan Badrun, penambang (41) warga Ternate, Maluku Utara.

Kemudian Henda L, penambang asal Cimahi, Sunda Jawa Barat dan Judin, penambang asal Manado.

Jumlah korban belum dapat dipastikan. Sebab proses pencarian secara manual masih terus berlangsung.

Korban yang telah ditemukan kemudian di evakuasi ke Masjid Nurul Iman Desa Dava untuk di semayamkan.

Sampai berita ini ditayangkan, media siber ini belum mendapat keterangan dari otoritas yang punya kewenangan menjelaskan penyebab kejadian, dan korban jiwa dalam insiden ini. 

Peristiwa ini juga dibenarkan oleh Anggota DPRD Buru, Rustam Fadly Tukuboya. 

"Iya beta dengar bagitu. Tadi sore beta liat ada evakuasi korban dari Gunung Botak ke Namlea," kata wakil rakyat asal Partai Gerindra ini. (*)