-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Dobo, JejakInfo.id — Suasana khidmat mewarnai Lapangan Apel Kantor Bupati Kepulauan Aru, Kamis (1/10/2026), saat jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.
Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Di hadapan jajaran pemerintah daerah dan para peserta upacara, momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga Pancasila sebagai fondasi persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kepulauan Aru.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Bagi Bupati Timotius Kaidel, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda kenegaraan yang dilaksanakan setiap tahun. Momentum tersebut menjadi ruang untuk kembali meneguhkan semangat persatuan dan kesatuan dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan itu terasa semakin penting bagi Kepulauan Aru yang memiliki keragaman masyarakat, budaya, adat, serta kehidupan sosial yang menjadi bagian dari kekuatan daerah.
Dalam suasana upacara yang berlangsung khidmat, seluruh peserta kembali diingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
Pancasila, dalam konteks pemerintahan daerah, tidak berhenti sebagai simbol atau teks yang dibacakan saat upacara. Nilai-nilainya harus menjadi pedoman dalam membangun kebersamaan, menjaga toleransi, serta memastikan pelayanan pemerintah dapat dirasakan masyarakat secara adil.
Sejumlah pejabat Pemkab Kepulauan Aru turut mengambil bagian dalam rangkaian upacara. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Gabriel Morwarin, bertindak sebagai Komandan Upacara, sedangkan Perwira Upacara dijalankan oleh Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda.
Sekretaris Daerah Adolf Pokar membacakan Naskah Ikrar. Sementara pembacaan doa dipimpin Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Aru, Ustad Marwan Mardana.
Rangkaian upacara juga diisi dengan pembacaan teks Pancasila yang semakin menegaskan makna peringatan tersebut sebagai momentum untuk kembali menghayati nilai-nilai dasar negara.
Bupati Timotius Kaidel bersama jajaran pemerintah daerah juga menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan persatuan. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dijaga dalam semangat kebersamaan.
Upacara diikuti Wakil Bupati Kepulauan Aru Mohammad Djumpa, Plh. Sekretaris Daerah Adolf Pokar, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.
Dari Lapangan Apel Kantor Bupati Kepulauan Aru, peringatan Hari Kesaktian Pancasila kembali menegaskan satu pesan: pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program dan kebijakan, tetapi juga persatuan, kebersamaan, dan komitmen untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan melayani masyarakat. (ji5)
