Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menghadiri pembukaan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (2/8). (Ist)

HL Hadiri Kejuaraan Taekwondo Internasional, Buka Jalan Prestasi Atlet Maluku ke Panggung Dunia

52

Jakarta, JejakInfo.id – Semangat sportivitas dan persaudaraan antarbangsa mewarnai pembukaan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (2/8).

Di tengah kemeriahan ajang bergengsi yang diikuti atlet-atlet dari berbagai negara Asia itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL) hadir memenuhi undangan khusus dari Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon.

Kehadiran Hendrik bukan sekadar memenuhi agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi penegasan bahwa Maluku ingin mengambil bagian dalam kemajuan olahraga nasional sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi atlet-atlet daerah untuk menembus level internasional.

Di hadapan para tokoh nasional dan insan olahraga, Hendrik menyampaikan apresiasi kepada PBTI yang terus berkomitmen membangun prestasi taekwondo Indonesia melalui kompetisi berkualitas internasional.

Menurutnya, perhatian yang diberikan kepada daerah, khususnya Maluku, merupakan sinyal positif bahwa potensi atlet dari kawasan timur Indonesia semakin diperhitungkan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Ketua Umum PBTI Bapak Letjen TNI Richard Tampubolon beserta seluruh jajaran pengurus pusat atas undangan khusus ini. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami di Maluku, sekaligus bukti bahwa potensi olahraga dari wilayah timur Indonesia mendapat perhatian yang serius di tingkat nasional maupun internasional," ujar HL.

Suasana pembukaan semakin semarak ketika HL bersama sejumlah menteri, Panglima TNI, dan jajaran pengurus pusat PBTI mendapat kehormatan membubuhkan tanda tangan pada dobok, seragam resmi taekwondo. Prosesi itu bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi representasi komitmen bersama untuk terus membangun ekosistem olahraga yang sehat, melahirkan atlet berprestasi, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan tangguh.

Bagi HL, olahraga bukan hanya tentang mengejar medali. Lebih dari itu, olahraga adalah investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku terus memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini serta menghadirkan ekosistem olahraga yang mampu melahirkan talenta-talenta baru.

Prosesi Pembukaan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku terhadap pengembangan olahraga, khususnya taekwondo. Maluku memiliki banyak bakat terpendam dan atlet-atlet potensial yang harus terus dibina agar mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di pentas dunia," tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempererat kolaborasi dengan PBTI, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Sinergi tersebut diyakini akan membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet-atlet Maluku memperoleh pembinaan berkualitas, memperluas pengalaman bertanding, hingga menembus berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Pembukaan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships turut dihadiri Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggono, sejumlah wakil menteri, para gubernur, serta bupati dan wali kota dari berbagai daerah.

Kehadiran para pemimpin nasional dalam ajang tersebut menjadi bukti bahwa olahraga terus ditempatkan sebagai salah satu instrumen strategis untuk membangun prestasi, mempererat persatuan, dan mengangkat nama Indonesia di mata dunia. (ji5)