-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Ambon, JejakInfo.id — Memasuki usia ke-65 tahun pada 25 Oktober 2026, mendatang, PT Bank Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku Malut) memilih merayakan hari jadinya dengan memperkuat kepedulian sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bukan pesta yang menghamburkan anggaran, tetapi aksi nyata melalui bantuan air bersih, pembagian sembako, dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penurunan suku bunga kredit.
Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, menegaskan bahwa perayaan HUT ke-65 harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Mengusung tema “Sinergi Basudara, Bahkti untuk Negeri”, bank milik daerah tersebut ingin memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama daerah.
“Di HUT ke-65 ini, kami tidak hura-hura. Anggaran lebih banyak kami gunakan untuk berbakti dan membagikan hal-hal positif bagi masyarakat,” ujar Syahrisal.
Menurutnya, kata basudara merupakan identitas lokal yang mencerminkan persaudaraan, kebersamaan, dan semangat saling menopang. Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi landasan bagi Bank Maluku Malut untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di dua provinsi.
Komitmen sosial Bank Maluku Malut diwujudkan melalui penyaluran bantuan air bersih gratis di 100 titik selama kurang lebih satu pekan bagi masyarakat yang terdampak kemarau panjang.
Syahrisal mengatakan, pihaknya turut merasakan kesulitan warga menghadapi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Situasi tersebut diperparah oleh ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak fenomena El Niño.
Selain air bersih, Bank Maluku Malut juga membagikan masker kepada masyarakat. Komisaris dan direksi turut menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah panti asuhan di Kota Ambon.
Bagi Syahrisal, peringatan hari jadi perusahaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Semangat itulah yang ingin terus dijaga melalui berbagai program sosial dan kegiatan pemberdayaan ekonomi.
Resmikan 16 Gerai UMKM, Dorong Usaha Lokal Naik Kelas
Di bidang ekonomi kerakyatan, Bank Maluku Malut meresmikan 16 gerai lewat pameran UMKM sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-65, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari mulai 21-23 Oktober.
Langkah ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar memiliki ruang lebih luas untuk memperkenalkan produk, memperluas pasar, dan meningkatkan omzet.
Syahrisal menegaskan, dukungan terhadap UMKM tidak berhenti pada penyediaan gerai. Bank Maluku Malut juga mendorong akses pembiayaan dan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengikuti kegiatan promosi di luar daerah.
Menurutnya, kesempatan seperti itu penting agar produk lokal semakin dikenal dan pelaku usaha memperoleh pengalaman untuk mengembangkan bisnis.
“Kami ingin UMKM tumbuh dan naik kelas. Kalau sebelumnya usahanya kecil, kami berharap omzetnya meningkat dan usahanya semakin berkembang. Kami akan terus mendukung,” katanya.
Ia menegaskan, dukungan terhadap UMKM akan dilakukan melalui jaringan cabang Bank Maluku Malut, baik di Maluku maupun Maluku Utara.
Tak hanya melalui promosi dan pendampingan, Bank Maluku Malut juga memperkuat dukungan melalui pembiayaan.
Syahrisal mengungkapkan, pada tahun ini bank kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen. Pihaknya juga menurunkan suku bunga sejumlah produk kredit, terutama yang menyasar masyarakat kecil dan pelaku UMKM.
Menurut dia, penurunan suku bunga untuk sejumlah kredit tersebut mencapai sekitar dua poin persentase, sementara penyesuaian pada kredit komersial tidak sebesar kredit untuk masyarakat kecil.
Kebijakan itu diharapkan dapat meringankan beban pelaku usaha sekaligus membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh modal usaha.
Bank Maluku Malut juga mengembangkan fasilitas kredit bagi aparatur sipil negara (ASN) dan program pembiayaan usaha kreatif melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Untuk skema tertentu, program tersebut menawarkan fasilitas kredit tanpa bunga sesuai ketentuan kerja sama yang berlaku.
Di sisi pelayanan, bank ini mulai menerapkan loan origination system, yakni sistem pengajuan dan penilaian kredit berbasis digital yang membantu mempercepat proses pengambilan keputusan.
Melalui sistem tersebut, data pemohon dapat diproses secara lebih efisien sehingga keputusan kredit dapat diberikan lebih cepat berdasarkan hasil penilaian.
Syahrisal berharap, inovasi layanan dan kemudahan akses pembiayaan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif.
Perluas Layanan hingga Wilayah yang Belum Terjangkau
Bank Maluku Malut juga menyiapkan pengembangan layanan Laku Pandai dengan menggandeng mitra untuk menjangkau wilayah yang belum memiliki kantor cabang maupun kantor cabang pembantu.
Langkah ini ditujukan untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang akses terhadap layanan keuangan formalnya masih terbatas.
Selain itu, pengembangan layanan digital, termasuk pemanfaatan QRIS, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan transaksi bagi nasabah dan pelaku UMKM.
Syahrisal menegaskan, bank akan terus berbenah agar kehadirannya semakin dirasakan oleh seluruh pemegang saham dan masyarakat Maluku maupun Maluku Utara.
Di tengah dinamika industri perbankan nasional, Syahrisal menyampaikan bahwa kinerja Bank Maluku Malut menunjukkan perkembangan positif.
Hingga Oktober 2026, laba perusahaan secara tahunan (year on year) tumbuh sekitar 9 persen. Ia menjelaskan, pertumbuhan tersebut telah memperhitungkan koreksi terkait pajak tahun-tahun sebelumnya.
Meski demikian, manajemen optimistis pertumbuhan laba hingga akhir 2026 dapat menembus dua digit.
Syahrisal menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan para pemegang saham, pemerintah daerah, nasabah, serta masyarakat di Maluku dan Maluku Utara.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini turut mendorong perkembangan Bank Maluku Malut.
Apresiasi untuk Media dan Seluruh Pemangku Kepentingan
Dalam momentum HUT ke-65 tersebut, Syahrisal juga menyampaikan terima kasih kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra Bank Maluku Malut dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, peran media sangat penting dalam mendukung perjalanan dan perkembangan perusahaan daerah tersebut.
Ia berharap kemitraan yang telah terjalin dapat terus diperkuat agar berbagai program, inovasi layanan, dan kontribusi Bank Maluku Malut bagi masyarakat semakin diketahui publik.
Pembukaan kegiatan HUT ke-65 tersebut turut dihadiri Komisaris Utama Ichwan, Komisaris Nonindependen Maichel Papilaya, Direktur Kepatuhan Abidin, Direktur Umum Ingrid Sahusilawane, Kepala Cabang Ambon Dona Siahainenia, serta jajaran direksi, manajemen, dan karyawan-karyawati Bank Maluku Malut.
Melalui tema “Sinergi Basudara, Bahkti untuk Negeri”, Bank Maluku Malut menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat persaudaraan, memperluas pelayanan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi Syahrisal, keberhasilan bank daerah bukan hanya diukur dari pertumbuhan laba, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama pelaku UMKM dan warga yang membutuhkan dukungan.
"Selamat HUT ke-65 Bank Maluku Malut. Sinergi Basudara, Bahkti untuk Negeri," tutup Syahrisal. (ji1)
