-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Jakarta, JejakInfo.id — Provinsi Maluku kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Di tengah momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98, Maluku berhasil meraih peringkat ketiga nasional atas peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).
Penghargaan tersebut diterima Gubernur Maluku dalam acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di Gedung Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Kamis (29/10/2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir.
Penyerahan penghargaan itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Sugiono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn.) Lodewijk Freidrich Paulus, serta Wakil Menpora Taufik Hidayat.
Dalam pemeringkatan tersebut, Provinsi Bali menempati posisi pertama, disusul Daerah Khusus Jakarta di peringkat kedua. Sementara Maluku berhasil mengamankan posisi ketiga, mengungguli sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.
Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya pembangunan kepemudaan yang selama ini dilakukan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku bersama 11 pemerintah kabupaten/kota.
Gubernur Maluku menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam mendorong peningkatan kualitas pembangunan pemuda di daerah berjuluk Bumi Raja-Raja tersebut.
Menurutnya, penghargaan itu bukan semata-mata keberhasilan pemerintah provinsi, melainkan hasil kerja bersama seluruh pemerintah daerah dan elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda Maluku.
“Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir yang ingin kita capai, melainkan sebuah motivasi untuk memacu kita dalam meningkatkan kinerja, terutama merancang program dan kegiatan yang menyasar pemuda sebagai target pembangunan,” ujar Gubernur.
Ia menegaskan, pembangunan manusia, terutama peningkatan kualitas dan pemberdayaan pemuda, sejak awal telah menjadi salah satu perhatian utama dalam Sapta Cita pemerintahan daerah.
Karena itu, capaian peringkat ketiga nasional tersebut diharapkan tidak membuat seluruh jajaran pemerintah daerah berpuas diri. Sebaliknya, penghargaan ini harus menjadi dorongan untuk memperluas kesempatan, meningkatkan kapasitas, serta membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku, S.I. Patta, dipercaya mewakili Gubernur untuk menerima penghargaan.
Gubernur menegaskan, penghargaan yang diterima di Jakarta itu sesungguhnya bukan milik pribadi maupun pemerintah provinsi semata, melainkan persembahan bagi seluruh masyarakat Maluku.
“Saya hanya gubernur yang mewakili Maluku untuk menerima penghargaan ini. Tetapi sesungguhnya, penghargaan atau award ini saya persembahkan kepada seluruh rakyat Maluku, dan terutama kepada teman-teman di Pemda Provinsi Maluku serta 11 kabupaten/kota,” tegasnya.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi apresiasi pemerintah pusat terhadap kerja kolaboratif pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan dalam membangun sektor kepemudaan di Maluku.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Maluku berharap capaian tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Sebab, tantangan pembangunan pemuda tidak berhenti pada penghargaan dan peringkat nasional, tetapi bagaimana memastikan generasi muda Maluku memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berkembang, berkarya, dan mengambil peran strategis.
Pada akhirnya, prestasi ini diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan generasi muda Maluku yang unggul, berkarakter, mandiri, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (ji2)

