-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Langgur, JejakInfo.id — Suasana Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (23/2), tak sekadar dipenuhi agenda rutin pemerintahan. Di ruangan itulah arah pembangunan 2027 mulai ditajamkan.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sebuah tahapan penting untuk memastikan pembangunan tahun depan tidak berjalan tanpa arah.
Bupati Maluku Tenggara yang diwakili Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam menegaskan, forum ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif tahunan. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang bersama untuk membedah, menguji, dan menyempurnakan rancangan awal RKPD dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Melalui partisipasi aktif Bapak-Ibu sekalian, kita ingin memastikan bahwa rancangan awal RKPD ini tidak hanya disusun secara administratif, tetapi benar-benar berbasis pada data yang akurat, perkembangan ilmu pengetahuan, serta logika yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia mengingatkan, dokumen perencanaan tidak boleh berhenti sebagai tumpukan kertas yang rapi di lemari arsip. RKPD, menurutnya, harus menjadi jawaban nyata atas dinamika dan kebutuhan masyarakat Maluku Tenggara.
“Kita ingin pastikan RKPD bukan sekadar formalitas tahunan. RKPD harus punya arah yang jelas dan solusi konkret terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Forum tersebut juga disebut sebagai ruang demokrasi yang sesungguhnya, tempat aspirasi publik bertemu dengan kebijakan pemerintah. Di sanalah, kata Rahantoknam, amanat dan harapan rakyat diterjemahkan ke dalam instrumen pembangunan.
“Di sinilah sisi politik, yaitu amanat dan harapan rakyat, kita serahkan pada kebijakan pembangunan. Dari pertemuan itulah lahir kompas yang jelas bagi kemajuan daerah kita,” tandasnya.
RKPD 2027 yang kini dibahas disebutnya sebagai jembatan penting antara visi jangka menengah daerah dan langkah konkret yang akan dijalankan dalam satu tahun ke depan.
Dengan fondasi itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap setiap program yang lahir bukan hanya terencana di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh penjuru daerah. (ji4)



