Mossad Kennedy Refra mendukung penuh kepemimpinan Golkar Maluku dibawa nakhoda Umar Ali Lessy. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers kepada awak media usai pelantikan Pengurus DPD Golkar Maluku, Sabtu (7/11). (Ist)

MKR Dukung Penuh Umar Lessy, Bidik Golkar Maluku Kembali Rebut Kursi DPR RI pada 2029

21

Ambon, JejakInfo.id – Harapan mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Maluku kembali menguat setelah pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025–2030. Momentum ini dinilai menjadi titik awal untuk membangun kekuatan partai, mempererat soliditas kader, sekaligus merebut kembali kejayaan politik Golkar di Bumi Raja-Raja.

Dukungan penuh terhadap kepemimpinan Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar Ali Lessy, datang dari kader muda Golkar, Mossad Kennedy Refra.

Pria yang akrab disapa MKR itu optimistis, di bawah kepemimpinan Umar Lessy, Golkar Maluku mampu bangkit dan kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Menurutnya, Umar Lessy memiliki pengalaman dan kematangan yang cukup untuk membawa Golkar Maluku menuju perubahan. Pengalamannya dalam dunia pergerakan mahasiswa, dunia usaha, birokrasi pusat hingga dinamika kepartaian menjadi modal penting untuk membangun kembali kekuatan partai.

MKR menegaskan, dirinya siap mendukung penuh tekad Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menginginkan Golkar Maluku kembali merebut kursi DPR RI, sekaligus memenangkan pertarungan politik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Baginya, salah satu pekerjaan rumah terbesar Golkar Maluku adalah mengembalikan keterwakilan partai di Senayan yang sudah cukup lama belum berhasil diraih.

Karena itu, Pemilu 2029 harus menjadi momentum pembuktian bahwa Golkar Maluku masih memiliki kekuatan, militansi dan kemampuan untuk kembali memenangkan kepercayaan rakyat.

"Harapan saya dan saya yakin dengan kepemimpinan Bang Ule (sapaan karib Umar Lessy), pada 2029 nanti Partai Golkar Maluku bisa mendapatkan satu kursi di Senayan. Kami berharap yang terbaik untuk Golkar Maluku," ungkap MKR yang juga kader AMPI itu di sela-sela pelantikan DPD Golkar Maluku, Sabtu (7/11/2026).

Namun, menurut MKR, ambisi merebut kemenangan tidak cukup hanya dengan membangun optimisme. Golkar harus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya penyelesaian Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang masih perlu menuntaskan agenda tersebut.

Baginya, kekuatan sebuah partai besar tidak hanya diukur dari nama besar dan sejarah panjangnya, tetapi juga dari soliditas kepengurusan serta kemampuan merawat kekuatan kader hingga ke akar rumput.

"Dalam dunia politik, konsolidasi itu fundamental. Sebab Golkar ini partai besar yang sudah matang. Karenanya menang Pileg, Pilkada dan berada di lingkaran kekuasaan itu mutlak bagi Golkar," tegasnya.

MKR juga memberikan apresiasi terhadap komposisi kepengurusan DPD Golkar Maluku di bawah kepemimpinan Umar Lessy yang melibatkan sejumlah senior partai dan kader muda dari berbagai latar belakang profesi.

Menurut Ketua MKGR Malra tersebut, perpaduan pengalaman para senior dan energi kader muda harus menjadi kekuatan untuk membangun Golkar yang lebih solid dan kompetitif.

Ia bahkan menegaskan komitmennya untuk terus berdiri bersama Umar Lessy dan mengawal kepemimpinannya hingga akhir masa jabatan.

"Kami sangat mendukung kepemimpinan Bang Umar Lessy dan akan tegak lurus bersama beliau sampai akhir periode," tandasnya.

Lebih jauh, MKR memastikan dirinya bersama kader Golkar di Maluku Tenggara siap mengawal setiap arahan dan pesan politik Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Ia berharap doktrin karya kekaryaan tidak sekadar menjadi slogan politik, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, Golkar harus hadir di tengah rakyat, mendengar persoalan masyarakat dan memperjuangkan kepentingan mereka. Sebab, kekuatan partai politik pada akhirnya ditentukan oleh seberapa besar kontribusi dan manfaat yang dirasakan rakyat.

"Pastinya kami akan tetap tegak lurus kepada Bang Umar Lessy dan juga kepada Ketua Umum Bang Bahlil untuk menjalankan setiap pesan politik. Karena itu ke depan doktrin karya kekaryaan harus terus didaratkan kepada rakyat. Karena napas perjuangan rakyat bagian dari komitmen Golkar," pungkasnya.

Dengan konsolidasi yang kuat, soliditas kader yang terjaga dan kerja nyata di tengah masyarakat, MKR optimistis Golkar Maluku memiliki peluang besar untuk kembali merebut kejayaan politik, termasuk mengembalikan kursi DPR RI pada Pemilu 2029. (ji2)

1 Menyukai postingan ini