Direksi Perumda Panca Karya mengecek kesiapan berlayar KMP Bahtera Nusantaa 02, Rabu (9/9). Proses tersebut melibatkan Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) Ambon, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Dinas Perhubungan Maluku. (Ist)

Panca Karya Pastikan KMP Bahtera Nusantara 02 Siap Layani Masyarakat

28

Ambon, JejakInfo.id — Menjelang peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 pada 17 September mendatang, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya Maluku memperkuat kesiapan armada penyeberangannya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeriksaan menyeluruh terhadap KMP Bahtera Nusantara 02 (BN 02), Rabu (9/9/2026). Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kapal benar-benar dalam kondisi laik sebelum menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Pemeriksaan tidak hanya menyasar kondisi fisik kapal. Kesiapan mesin, kelengkapan keselamatan, kondisi awak kapal, hingga fasilitas pelayanan penumpang turut menjadi perhatian.

Proses tersebut melibatkan Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) Ambon, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Dinas Perhubungan Provinsi Maluku. Kepala Dinas Perhubungan Maluku, Samuel Huwae, turut hadir dalam pemeriksaan tersebut.

Direktur Utama Perumda Panca Karya Maluku, Muhammad Rany Tualeka, mengatakan pemeriksaan bersama lintas instansi merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh aspek pelayaran memenuhi standar keselamatan dan pelayanan.

Menurutnya, kesiapan armada tidak boleh hanya dilihat dari apakah kapal bisa beroperasi atau tidak. Lebih dari itu, kapal harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut.

“Bagi kami, keselamatan penumpang adalah yang utama. Karena itu, sebelum kapal beroperasi, seluruh aspek harus dipastikan dalam kondisi baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku,” tegas Rany.

Ia menambahkan, Panca Karya tidak ingin menjadikan kelancaran operasional sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan pelayanan. Kondisi kapal, kesiapan awak, fasilitas penumpang dan aspek keselamatan harus berjalan beriringan.

“Transportasi laut ini menyangkut kepentingan masyarakat. Jadi kami harus memastikan pelayanan diberikan dengan sebaik-baiknya, bukan sekadar kapal berangkat dan tiba, tetapi masyarakat juga merasa aman dan nyaman selama dalam perjalanan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Rany bersama Direktur Operasional Perumda Panca Karya, Sjaifuddin Goo, jajaran karyawan serta anak buah kapal (ABK) ikut memastikan berbagai kebutuhan teknis dan fasilitas BN 02 mendapat perhatian.

Koordinasi dengan regulator dan lembaga terkait juga terus diperkuat. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah adanya aspek keselamatan maupun pelayanan yang terlewat sebelum kapal menjalankan aktivitas pelayaran.

Rany menegaskan, momentum Harhubnas 2026 harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak yang bergerak di sektor transportasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Harhubnas bukan hanya seremoni. Ini menjadi momentum bagi kami untuk melakukan evaluasi dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman dan terpercaya bagi masyarakat Maluku,” katanya.

Ia berharap sinergi antara operator, regulator dan seluruh pemangku kepentingan transportasi laut dapat terus terjaga. Dengan demikian, pelayanan transportasi laut di Maluku tidak hanya semakin lancar, tetapi juga semakin mengedepankan keselamatan dan kepuasan masyarakat.

Panca Karya memastikan kesiapan KMP Bahtera Nusantara 02 menjadi bagian dari komitmen tersebut, sekaligus mendukung terwujudnya transportasi laut Maluku yang semakin aman, nyaman dan andal. (ji6)

1 Menyukai postingan ini