Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026 resmi digelar. (Ist)

Pattimura Shorinji Kempo Champions V Digelar, 85 Kenshi Adu Ketangkasan dan Persaudaraan

11

Ambon, JejakInfo.id — Denting semangat dan sportivitas menggema di Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti). Sebanyak 85 kenshi dari tujuh kontingen di Maluku ambil bagian dalam Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026 yang berlangsung 24–26 September 2026.

Mengusung tema “Katong Basudara, Katong Berkarya, Katong Juara,” kejuaraan ini tidak sekadar menjadi arena adu ketangkasan di atas matras. Lebih dari itu, pertandingan menjadi ruang untuk membangun karakter, memperkuat persaudaraan, sekaligus mengasah mental para atlet Shorinji Kempo di Maluku.

Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026 merupakan penyelenggaraan kelima yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo Universitas Pattimura dengan dukungan Persatuan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI).

Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah. Para peserta dan wasit memasuki arena melalui devile, disambut atmosfer penuh antusiasme. Para kenshi tampak siap memberikan kemampuan terbaik, sementara para wasit bersiap memastikan seluruh pertandingan berjalan tertib dan menjunjung tinggi sportivitas.

Ketua Panitia sekaligus Ketua UKM Shorinji Kempo Universitas Pattimura, Ridwan Ulath, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus pengembangan olahraga Shorinji Kempo di Maluku.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Pattimura, Pengprov PERKEMI Maluku, para senior, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga kejuaraan tersebut dapat terlaksana.

Menurut Ridwan, tema “Katong Basudara, Katong Berkarya, Katong Juara” bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diwujudkan oleh setiap kenshi.

“Katong Basudara, memiliki arti di atas tatami atau matras kita mungkin menjadi lawan yang saling menguji ketangkasan. Namun saat bel berbunyi dan benturan fisik berakhir, kita kembali pada jati diri yang sejati dalam satu darah persaudaraan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, “Katong Berkarya” menggambarkan setiap tetes keringat sebagai karya nyata dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental generasi muda Maluku agar tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman.

Sementara “Katong Juara”, kata dia, tidak semata-mata berbicara tentang jumlah medali emas yang diraih.

“Juara sejati adalah Kenshi yang sanggup menaklukkan rasa takut, ego, dan kesombongan di dalam dirinya sendiri,” tegasnya.

Pattimura Shorinji Kempo Champions V tahun ini diikuti tujuh kontingen dari lima kabupaten/kota di Maluku. Sebanyak 85 kenshi akan bertanding dalam dua kategori utama, yakni Embu dan Randori, yang terbagi dalam kelompok umur anak-anak, remaja, dan dewasa.

Ridwan pun berpesan agar seluruh peserta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai ruang untuk mengasah kemampuan tanpa mengorbankan nilai persaudaraan.

“Gunakan kekuatan kalian untuk menegakkan kebenaran dan persaudaraan. Jangan pernah melukai persaudaraan ini hanya demi meraih sebuah kemenangan semu,” katanya.

PERKEMI: Kenshi Harus Kuat Fisik dan Karakter

Sekretaris Umum PERKEMI Provinsi Maluku, H. Basri Kwairumaratu, S.Si, memberikan apresiasi kepada Universitas Pattimura yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan perkembangan Shorinji Kempo di Maluku.

Ia meminta seluruh kenshi bertanding dengan penuh semangat, menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Seorang Kenshi bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga kuat dalam karakter, disiplin, dan persaudaraan,” katanya.

Menurut Basri, pertandingan bukan hanya persoalan menang dan kalah. Kejuaraan menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, mengasah kemampuan, membangun karakter, sekaligus melahirkan prestasi bagi Shorinji Kempo Maluku.

“Mari kita buktikan bahwa dari tanah Maluku, dari semangat persaudaraan, akan lahir Kenshi-Kenshi yang berprestasi dan mampu membawa nama Maluku semakin tinggi,” ujarnya.

KONI Maluku Dorong Kempo Terus Berprestasi

Dukungan terhadap pembinaan Shorinji Kempo juga disampaikan Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Maluku, Prof. Dr. Albertus Fenanlampir, S.Pd., M.Pd., AIFO.

Ia menyambut baik pelaksanaan Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026 dan memberikan apresiasi kepada PERKEMI Maluku serta UKM Shorinji Kempo Universitas Pattimura.

Albertus mengatakan PERKEMI Maluku menjadi salah satu cabang olahraga unggulan dalam strategi pembinaan KONI Maluku karena memiliki catatan prestasi yang dinilai luar biasa.

“KONI Provinsi Maluku menjadikan PERKEMI Provinsi Maluku dalam strategi pembinaan sebagai unggulan utama dari cabang olahraga di Maluku. Hal ini dilakukan karena PERKEMI memiliki prestasi yang luar biasa,” tandasnya.

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi Kempo sekaligus mendorong PERKEMI terus berkontribusi terhadap perkembangan olahraga prestasi di Maluku.

Semangat Pattimura Jadi Inspirasi Para Kenshi

Mewakili Gubernur Maluku, Asisten III Setda Maluku, Dominggus Nicodemus Kaya, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang menunjukkan kekuatan fisik.

Menurutnya, olahraga Shorinji Kempo juga menjadi wahana mempererat persaudaraan dengan menjunjung nilai saling mengasihi dan menghormati.

Penggunaan nama Pattimura dalam kejuaraan tersebut, kata Dominggus, memiliki makna tersendiri. Semangat perjuangan Kapitan Pattimura diharapkan menjadi inspirasi bagi para atlet untuk bertanding secara kesatria, berani, pantang menyerah, dan tetap menjunjung sportivitas.

“Nama besar Kapitan Pattimura disematkan pada kejuaraan ini mengandung makna semangat juang, keteguhan dan keberanian. Makna perjuangan pahlawan nasional asal Maluku hendaknya diresapi dalam jiwa setiap atlet yang bertanding,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pembinaan olahraga prestasi, termasuk Shorinji Kempo yang dinilai konsisten mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional.

Dominggus menekankan bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Di baliknya terdapat kedisiplinan, latihan keras, kerja sama atlet dan pelatih, serta dukungan keluarga.

“Olahraga tersebut mengajarkan kita tentang kejujuran, disiplin, rendah hati, dan rasa hormat. Karena dengan mengikuti pertandingan Kempo, kita diajarkan bukan sekadar sebagai ajang untuk mencari pemenang, tetapi proses uji mental dan pembentukan karakter,” katanya.

Ia berharap para kenshi memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk mengaplikasikan teknik yang telah dipelajari sekaligus membuktikan bahwa kekuatan seorang atlet tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada karakter dan mental.

Momen pembukaan

Resmi Dibuka, Unpatti Tekankan Persaudaraan

Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura sekaligus Ketua PERKEMI Provinsi Maluku, Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd.

Nur Aida menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari upaya mengembangkan prestasi sekaligus mempererat persaudaraan melalui olahraga Shorinji Kempo.

Ia meminta seluruh peserta menjadikan tema kejuaraan sebagai pedoman selama bertanding dengan mengedepankan sportivitas, disiplin, persahabatan, dan semangat berprestasi.

“Sesuai tema yang diangkat maka para peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, persahabatan, dan semangat berprestasi. Tema tersebut juga mengingatkan saya tentang sejarah berdirinya Kempo didasarkan atas persaudaraan dan persahabatan,” katanya.

Nur Aida berharap Pattimura Shorinji Kempo Champions V dapat semakin mempererat hubungan antarkenshi se-Maluku sekaligus menjadi pijakan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Selamat bertanding kepada seluruh Kenshi. Jadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman untuk terus berkembang dan meraih prestasi,” pungkasnya. (ji6)

1 Menyukai postingan ini