Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd melantik para Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di Aula Rektorat Unpatti, Rabu (8/4). (Ist)

Pelantikan Wakil Dekan FISIP Unpatti: Awal Baru, Tanggung Jawab Baru

87

Ambon, JejakInfo.id — Aula Rektorat Universitas Pattimura, Rabu (8/7), menjadi saksi sebuah momen penting: pergantian tongkat estafet kepemimpinan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Bukan sekadar seremoni, pelantikan ini menandai babak baru dengan harapan dan tanggung jawab yang kian besar.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd secara resmi melantik tiga wakil dekan yang akan mengisi posisi strategis di lingkungan fakultas. Mereka adalah Dr. Fransina Matakena, M.Si sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Safrudin B. Layn, M.Si sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, serta Dr. Mike J. Rolobessy, S.Sos., M.T sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni.

Dalam pidatonya, Rektor menegaskan bahwa pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal dari perjalanan panjang yang menuntut dedikasi dan kerja nyata. Ia mengingatkan, setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Yang kita bangun hari ini adalah kelanjutan dari fondasi yang telah diletakkan sebelumnya,” ujarnya.

Ia pun memberikan penghargaan kepada para pejabat lama yang telah mengabdi selama kurang lebih empat tahun. Menurutnya, kerja keras mereka telah menjadi pijakan penting bagi langkah ke depan. Namun, ia juga menekankan bahwa setiap periode kepemimpinan harus mampu belajar dari pengalaman, mengoreksi kekurangan dan melanjutkan capaian yang sudah baik.

Lebih jauh, Rektor menyoroti pentingnya tata kelola yang profesional. Integritas, transparansi, dan akuntabilitas bukan sekadar jargon, tetapi harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam setiap lini organisasi.

Para pejabat baru, katanya, tidak hanya dituntut menjalankan rutinitas, tetapi juga menghadirkan gagasan segar. Inovasi dan kreativitas menjadi kunci agar fakultas mampu menjawab tantangan zaman yang terus berubah.

Waktu pun tak banyak memberi jeda. Setelah dilantik, mereka akan langsung berhadapan dengan berbagai agenda penting. Mulai dari evaluasi kinerja, penyesuaian program berjalan, hingga penyusunan rencana strategis ke depan. Karena itu, Rektor menekankan pentingnya adaptasi cepat dan koordinasi yang erat dengan pejabat sebelumnya.

Sorotan khusus juga diberikan pada program prioritas, terutama penguatan akreditasi program studi dan pengembangan infrastruktur akademik di bidang ilmu sosial, komunikasi, dan psikologi. 

Bagi Rektor, inilah sektor yang harus diperkuat agar FISIP semakin relevan dan kompetitif.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan institusi, mulai dari keluarga pejabat, tokoh agama, hingga sivitas akademika. Baginya, kemajuan universitas bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi bersama.

Di tengah suasana khidmat, pelantikan ini menjadi lebih dari sekadar formalitas. Ia adalah penanda bahwa roda organisasi terus berputar. Membawa harapan baru, sekaligus mengingatkan bahwa setiap langkah ke depan harus lebih kuat, lebih bersih, dan lebih berdampak. (ji6)