Pelepasan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) berlangsung khidmat di Masjid Agung Raudhah Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Sabtu (20/6). (Foto: Diskominfo Malra)

Pemkab Maluku Tenggara Perkuat Syiar Islam, Kafilah MTQ Dilepas Menuju Ambon

6

Langgur, JejakInfo.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperkuat syiar Islam dan membina generasi Qurani kembali ditegaskan melalui pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) menuju MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Kota Ambon.

Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai prosesi pelepasan yang berlangsung di Masjid Agung Raudhah Langgur, Sabtu (20/6). Ratusan peserta, pelatih, ofisial, tokoh agama, keluarga, dan masyarakat hadir untuk memberikan doa dan dukungan kepada para kafilah yang akan membawa nama Maluku Tenggara di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, secara langsung melepas sekaligus mengantar rombongan sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Acara diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, serta kelancaran perjalanan seluruh anggota kafilah selama mengikuti perlombaan.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan dalam MTQ tidak semata-mata berbicara soal kemenangan atau gelar juara.

Menurutnya, para peserta adalah duta Qurani yang membawa nama daerah sekaligus membawa pesan moral dan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

“Keikutsertaan dalam MTQ bukan semata-mata soal meraih juara. Lebih dari itu, kalian adalah wajah Maluku Tenggara, duta-duta Qurani yang membawa pesan moral, akhlak, dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga etika, persaudaraan, dan semangat sportivitas,” ujar Hanubun.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar selalu menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi disiplin, dan mengedepankan akhlak mulia selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

Bagi Hanubun, pembinaan generasi Qurani merupakan investasi besar dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.

“Pembinaan generasi Qurani merupakan investasi penting dalam membangun masyarakat yang religius, berkualitas, dan berdaya saing. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan syiar Islam dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Tenggara untuk bersama-sama mendoakan para kafilah agar diberikan kesehatan, kemudahan, serta hasil terbaik selama berlaga di MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Kafilah MTQ Kabupaten Maluku Tenggara diharapkan mampu tampil maksimal, meningkatkan prestasi, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Maluku.

Pengantaran langsung oleh Bupati hingga ke pelabuhan menjadi simbol kuat perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, MTQ menjadi ruang penting untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter generasi muda Maluku Tenggara yang religius, berakhlak, dan berdaya saing. (ji4)