Penyerahan Pataka dari Sekretaris Kwarcab, Marga Mangar kepada Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kepulauan Aru, Natanel Watumlawar saat upacara penjemputan kontingen Jambore Nasional di Kota Dobo, Jumat (28/8). (Ist)

Pulang dari Cibubur, Kontingen Pramuka Aru Bawa Kebanggaan dari Panggung Nasional

11

Dobo, JejakInfo.id — Setelah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta, wajah-wajah penuh lelah bercampur bangga akhirnya kembali terlihat di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo.

Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kepulauan Aru tiba di tanah kelahiran mereka menggunakan KM Labobar yang bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Jumat (28/8/2026).

Kepulangan itu bukan sekadar berakhirnya sebuah perjalanan. Di balik ransel dan seragam Pramuka yang mereka bawa, tersimpan pengalaman dan cerita setelah menjalani rangkaian Jambore Nasional (Jamnas) Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur.

Setibanya di pelabuhan, rombongan langsung diarahkan menuju bus yang telah disiapkan. Mereka kemudian bertolak ke SMP Negeri 1 Dobo untuk mengikuti upacara penutupan sebelum akhirnya kembali ke pelukan orang tua masing-masing.

Suasana haru dan bangga mewarnai momen tersebut. Anak-anak yang sebelumnya berangkat membawa nama Kepulauan Aru, kini pulang dengan pengalaman baru setelah bertemu dan berinteraksi dengan pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekretaris Kwarcab Kepulauan Aru, Marga Mangar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjalankan tugas dengan baik selama mengikuti Jamnas 2026.

Ia menilai keikutsertaan anak-anak Aru dalam ajang nasional tersebut bukan hanya soal hadir dan mengikuti kegiatan, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar tentang kemandirian, persaudaraan, kedisiplinan, serta membawa nama daerah di hadapan peserta dari seluruh Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada adik-adik karena telah menunjukkan yang terbaik di Cibubur. Kita akan terus berlatih dan belajar lagi agar pada tingkat berikutnya adik-adik bisa terpilih kembali,” ujar Mangar dengan nada haru.

Mangar juga memberikan penghargaan khusus kepada para orang tua. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi bagian penting dari perjalanan para peserta hingga dapat mengikuti kegiatan nasional tersebut.

“Kepada para orang tua, terima kasih juga atas dukungan, kerja sama, serta kepercayaan yang diberikan sehingga anak-anak dapat bergabung bersama Pramuka,” katanya.

Bukan Sekadar Pulang, Tapi Membawa Pengalaman

Bagi Kwarcab Kepulauan Aru, Jamnas 2026 menjadi ruang pembelajaran yang jauh lebih luas daripada sekadar kegiatan perkemahan.

Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengasah keberanian, membangun jejaring persahabatan dengan sesama anggota Pramuka dari berbagai wilayah, sekaligus memperkenalkan Kepulauan Aru di tingkat nasional.

Karena itu, kepulangan kontingen menjadi momentum untuk memastikan pengalaman yang diperoleh selama di Cibubur tidak berhenti ketika seragam kembali disimpan di rumah.

Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kepulauan Aru, Natanel Watumlawar, menyampaikan rasa bangganya terhadap dedikasi dan penampilan para peserta selama mengikuti Jamnas.

“Puji syukur kepada Tuhan karena adik-adik sudah tampil maksimal sebagai duta-duta terbaik yang mewakili daerah ini di tingkat nasional,” kata Natanel.

Menurutnya, keberanian anak-anak Aru tampil di panggung nasional patut diapresiasi. Mereka telah membawa identitas daerah kepulauan tersebut ke tengah pergaulan Pramuka dari berbagai penjuru Indonesia.

Natanel berharap pengalaman selama Jamnas dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus berkembang dan menjadi generasi muda yang disiplin, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi bagi daerah.

Apresiasi untuk Mereka yang Mengantar hingga Jakarta

Kwarcab Pramuka Kepulauan Aru juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu perjalanan kontingen, mulai dari persiapan hingga kepulangan dari Jakarta.

Dukungan tersebut dinilai memiliki arti penting karena keberangkatan anak-anak Aru ke ajang nasional membutuhkan kerja sama banyak pihak.

Secara khusus, apresiasi disampaikan kepada Ketua Kwarda Pramuka Maluku, Widya Pratiwi, serta Anggota DPR RI Mercy Chriesty Barends.

Bagi Kwarcab Aru, dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang yang memungkinkan putra-putri daerah dapat berdiri sejajar dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kini, perjalanan mereka di Cibubur telah selesai. Namun, cerita dan pengalaman yang dibawa pulang diharapkan menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang.

Dari Dobo, anak-anak Pramuka Aru telah belajar bahwa membawa nama daerah ke tingkat nasional bukan perkara mudah. Dibutuhkan keberanian, disiplin, kerja sama, dan dukungan banyak pihak.

Mereka pulang sebagai peserta Jamnas. Tetapi pengalaman yang dibawa pulang diharapkan mampu menempa mereka menjadi generasi muda Aru yang lebih tangguh dan percaya diri untuk melangkah lebih jauh. (ji5)

1 Menyukai postingan ini