Finalisasi penggunaan aplikasi QRIS untuk pembayaran ruang VIP pada tiga armada Perumda Panca Karya. (Ist)

QRIS Resmi Berlaku di Tiga Kapal Panca Karya, Penumpang VIP Tak Perlu Lagi Bawa Uang Tunai

12

Ambon, JejakInfo.id — Perumda Panca Karya terus berbenah meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Mulai Agustus 2026, pembayaran non-tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) resmi diberlakukan untuk layanan ruangan VIP di tiga kapal yang melayani lintasan Hunimua–Waipirit.

Ketiga armada tersebut yakni KMP Sardinela, KMP Tanjung Koako, dan KMP Tatihu.

Kehadiran sistem pembayaran digital ini memberikan kemudahan bagi penumpang. Mereka tidak lagi harus menyiapkan uang tunai untuk menggunakan fasilitas ruangan VIP. Cukup melakukan pemindaian QRIS, pembayaran dapat dilakukan secara cepat dan praktis.

Direktur Operasional Perumda Panca Karya, Sjaifudin Goo, mengatakan penerapan QRIS bukan hanya ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada pengguna jasa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan pengendalian internal perusahaan.

Menurut dia, sistem pembayaran digital memungkinkan setiap transaksi tercatat secara elektronik sehingga penerimaan dari layanan VIP maupun Bisnis dapat dipantau dengan lebih akurat.

“Penerapan QRIS ini menjadi bagian dari upaya kami meningkatkan transparansi dalam pengelolaan transaksi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Sjaifudin, Kamis (24/9/2026).

Ia menjelaskan, transaksi secara digital memberikan basis data yang lebih jelas mengenai jumlah pengguna layanan dan nilai penerimaan. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk melakukan pencocokan secara berkala dengan jumlah riil pengguna jasa.

Langkah ini sekaligus diarahkan untuk mempersempit celah kebocoran penerimaan yang berpotensi terjadi dalam sistem pembayaran karcis secara manual.

Dengan sistem QRIS, setiap pembayaran memiliki jejak transaksi elektronik yang dapat ditelusuri. Kondisi tersebut diharapkan memperkuat pengawasan terhadap penerimaan perusahaan, khususnya pada layanan tambahan seperti ruangan VIP dan Bisnis.

Panca Karya berharap digitalisasi pembayaran ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan transportasi penyeberangan yang semakin modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Bagi penumpang, perubahan itu sederhana: tidak perlu repot membawa uang tunai untuk menikmati layanan VIP. Cukup scan, bayar, dan perjalanan pun menjadi lebih nyaman.

Penerapan QRIS di tiga armada tersebut menjadi langkah awal Panca Karya dalam mendorong sistem transaksi yang lebih tertib sekaligus menghadirkan pengalaman layanan yang mengikuti perkembangan teknologi. (ji6)

1 Menyukai postingan ini