Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di lapangan kampus Poka, Kamis (1/10). (Ist)

Rektor Unpatti Tegaskan Pancasila Tak Cukup Dihafal, Harus Diamalkan

7

Ambon, JejakInfo.id — Lapangan Upacara Universitas Pattimura (Unpatti) menjadi tempat berlangsungnya Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).

Peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum bagi sivitas akademika Unpatti untuk kembali menghayati Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus landasan karakter dan jati diri bangsa Indonesia.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., mengatakan Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna penting bagi seluruh warga bangsa, terutama generasi muda yang akan meneruskan perjalanan bangsa.

Menurutnya, peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengenang dan menghayati perjuangan para pendiri bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita untuk melakukan penghayatan diri terhadap ideologi Pancasila,” kata Rektor.

Ia menegaskan, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila bukan sekadar konsep yang dihafalkan, tetapi menjadi bagian penting dari karakter dan jati diri bangsa yang harus terus dimaknai serta dihayati.

“Apa yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa, dengan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, menjadi inti, makna, dan filosofi karakter serta jati diri bangsa yang harus terus dimaknai dan dihayati oleh seluruh warga bangsa,” ujarnya.

Upacara tersebut diikuti sivitas akademika, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta siswa dan siswi Sekolah Laboratorium Universitas Pattimura.

Keterlibatan berbagai unsur pendidikan tersebut, menurut Prof. Leiwakabessy, menjadi bagian dari upaya menanamkan sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan.

Ia menilai, kampus dan lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur serta karakter bangsa.

Para dekan dan pejabat struktural Unpatti menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasilan.

Karena itu, Rektor berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada pelaksanaan upacara. Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Pancasila harus kita wujudkan dalam kehidupan nyata,” menjadi pesan penting yang ditekankan dalam momentum tersebut.

Sebagai langkah untuk memperkuat penghayatan tersebut, Prof. Leiwakabessy juga menggagas pelaksanaan berbagai kegiatan dan perlombaan yang berkaitan dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan Universitas Pattimura.

Gagasan itu diharapkan dapat membuat penghayatan terhadap Pancasila tidak hanya berlangsung dalam momentum peringatan, tetapi tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sivitas akademika dan generasi muda Unpatti. (ji6)