-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Ambon, JejakInfo.id – Dari Tanah Maluku yang dikenal sebagai negeri para penyanyi, sebuah harmoni kembali bersiap menembus panggung dunia.
Hotumese Choir Pattimura University, paduan suara kebanggaan Universitas Pattimura, resmi diberangkatkan untuk mewakili Indonesia pada World Choir Games 2026, kompetisi paduan suara paling bergengsi di dunia yang akan berlangsung di Helsingborg, Swedia, pada 9–16 Agustus 2026.
Keikutsertaan Hotumese bukan sekadar perjalanan menuju sebuah perlombaan internasional. Lebih dari itu, mereka membawa nama Universitas Pattimura, Provinsi Maluku, bahkan Indonesia sebagai satu-satunya kontingen Merah Putih yang tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
Di hadapan ribuan peserta dari berbagai negara, para mahasiswa ini akan mempersembahkan harmoni yang lahir dari kekayaan budaya Maluku, semangat persaudaraan, serta tradisi musikal yang telah mengakar kuat di tanah timur Indonesia.
Pelepasan kontingen berlangsung khidmat di Lantai II, Aula Rektorat Universitas Pattimura, Rabu (5/8), dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd.
Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Rektor menitipkan pesan agar seluruh anggota tim menjaga semangat, kekompakan, dan rasa syukur selama menjalani kompetisi di negeri orang.
Menurut Rektor, kesempatan tampil di panggung internasional merupakan anugerah yang harus disyukuri sekaligus amanah besar untuk memperlihatkan kualitas mahasiswa Universitas Pattimura kepada dunia.
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan menuju World Choir Games tidak diraih dengan mudah. Selama berbulan-bulan para anggota tim menjalani latihan yang disiplin, bahkan hingga larut malam, demi menyempurnakan setiap nada, setiap harmoni, dan setiap penampilan yang akan mereka persembahkan di Swedia.
"Perjalanan ini bukan hanya tentang mengejar medali atau penghargaan, tetapi menjadi kesempatan untuk mempersembahkan talenta terbaik sebagai bentuk syukur kepada Tuhan sekaligus membawa nama baik Universitas Pattimura, Maluku, dan Indonesia di mata dunia," pesan Rektor.
Ia juga mengingatkan bahwa kemampuan bernyanyi merupakan karunia yang harus digunakan untuk memberikan manfaat bagi sesama. Karena itu, selain mengasah kemampuan vokal, seluruh anggota tim diminta terus menjaga kehidupan spiritual melalui doa, membangun kebersamaan, serta saling menguatkan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan World Choir Games.
Rektor turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, official, pendamping, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap persiapan kontingen Hotumese.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa partisipasi Hotumese pada World Choir Games 2026 menjadi keikutsertaan keempat mereka di ajang paduan suara internasional.
Persiapan telah dimulai sejak proses audisi pada Januari 2026. Setelah para penyanyi terpilih, seluruh anggota menjalani latihan intensif selama sekitar tujuh bulan. Tidak hanya latihan vokal, mereka juga rutin berlatih bersama para pemusik di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura.
Hampir setiap hari, sejak pagi hingga malam, waktu mereka diisi dengan latihan demi mencapai kualitas musikal, teknik vokal, dan kekompakan yang maksimal.
Di World Choir Games 2026, Hotumese akan tampil pada dua kategori lomba, yakni Gospel dan Pop, dengan membawakan masing-masing tiga lagu sesuai ketentuan kompetisi. Selain bersaing memperebutkan prestasi, mereka juga mendapat kehormatan tampil dalam Friendship Concert dan dipercaya menjadi bagian dari Closing Ceremony bersama paduan suara terbaik dari berbagai negara.
Kepercayaan tersebut semakin bermakna mengingat saat ini Hotumese telah menempati peringkat ke-42 dunia dari sekitar seribu paduan suara internasional. Capaian itu menjadi bukti bahwa kualitas paduan suara asal Maluku mampu bersaing di level global sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi.
"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar Universitas Pattimura serta masyarakat Indonesia agar seluruh perjalanan dan kompetisi berjalan lancar. Semoga Hotumese mampu memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama Indonesia, sekaligus meningkatkan peringkat dunia yang telah kami raih," ujar Dr. Nur Aida Kubangun.
Rombongan Universitas Pattimura dijadwalkan bertolak pada 10 Agustus 2026 melalui Denmark sebelum melanjutkan perjalanan menuju Helsingborg, Swedia, untuk mengikuti seluruh rangkaian World Choir Games.
Prosesi pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera kepada Ketua Kontingen, Dr. Nur Aida Kubangun, serta penyematan atribut kepada Ketua UKM Hotumese, Marchello Ferneyanan, sebagai simbol resmi keberangkatan tim menuju panggung dunia.
Acara tersebut turut dihadiri para Wakil Rektor, Kepala Biro, jajaran Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Universitas Pattimura, para pembina, official, rohaniawan, serta sivitas akademika yang memberikan doa dan dukungan.
Kini, dari Ambon menuju Helsingborg, langkah-langkah anak-anak muda Maluku telah dimulai. Mereka tidak hanya membawa partitur dan suara-suara terbaik, tetapi juga harapan besar masyarakat Indonesia agar harmoni dari Timur dapat kembali bergema di panggung dunia dan mengibarkan Merah Putih di antara paduan suara terbaik dunia. (ji6)
