Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai digaungkan di seluruh penjuru Kabupaten Maluku Tenggara. (Ist)

Seluruh Ohoi Diminta Bergerak! Pemkab Malra Canangkan Agustus Penuh Lomba, Kerja Bakti, dan Semangat Kemerdekaan

10

Langgur, JejakInfo.id – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai digaungkan di seluruh penjuru Kabupaten Maluku Tenggara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan bulan Agustus 2026 sebagai momentum memperkokoh persatuan, membangkitkan semangat gotong royong, serta menumbuhkan rasa cinta Tanah Air melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

Ajakan itu tidak hanya ditujukan kepada organisasi perangkat daerah, tetapi juga pemerintah kecamatan, pemerintah ohoi (desa), lembaga kemasyarakatan, hingga seluruh warga Maluku Tenggara agar bersama-sama menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan penuh makna.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat melalui Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tentang Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 dan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5487/SJ mengenai Sosialisasi Tema dan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Surat ini disampaikan untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak," ujar Rasyid di Langgur, Jumat (31/7/2026).

Sebagai bentuk keseriusan menyambut bulan kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah menerbitkan Surat Nomor 100.3.4.3/2404 tertanggal 28 Juli 2026 yang menjadi pedoman pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah tersebut.

Dalam surat itu ditegaskan bahwa tema nasional peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 adalah "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur." Seluruh instansi pemerintah diwajibkan menggunakan tema dan logo resmi pada setiap media publikasi, baik cetak, elektronik, maupun digital sebagai bentuk keseragaman identitas peringatan kemerdekaan di seluruh Indonesia.

Nuansa merah putih juga diminta menghiasi setiap sudut Maluku Tenggara. Pemerintah menginstruksikan pemasangan umbul-umbul, spanduk, baliho, poster, dekorasi, hingga berbagai ornamen kemerdekaan di seluruh lingkungan perkantoran dan fasilitas umum. Sementara itu, Bendera Merah Putih diwajibkan berkibar serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus wujud kecintaan kepada bangsa.

Tak sekadar berhenti pada pemasangan atribut, pemerintah daerah juga mendorong lahirnya berbagai kegiatan yang mampu membangkitkan kebersamaan masyarakat. Beragam perlombaan rakyat, pentas budaya, hingga aktivitas yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal diharapkan menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus melestarikan tradisi yang hidup di tengah masyarakat Maluku Tenggara.

Bagi pemerintah daerah, peringatan kemerdekaan bukan hanya agenda seremonial tahunan. Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pendiri bangsa harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja sama, kepedulian sosial, serta partisipasi aktif dalam membangun daerah.

Seluruh pimpinan perangkat daerah dan camat juga diminta memastikan lingkungan perkantoran tampil lebih rapi, bersih, dan tertata. Penataan kawasan, pengecatan bangunan sesuai ketentuan, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah Maluku Tenggara yang semarak selama bulan kemerdekaan.

Di tingkat ohoi, para camat diminta menginstruksikan kepala ohoi maupun penjabat kepala ohoi untuk menggerakkan masyarakat mengikuti kerja bakti, membersihkan lingkungan, serta menggelar berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara turut mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Linmas di setiap ohoi untuk melakukan pemantauan keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung. Setiap perkembangan situasi akan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan masing-masing.

Rasyid berharap semangat kemerdekaan tahun ini benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. Ia menginginkan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Maluku Tenggara tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa persatuan, menumbuhkan nasionalisme, serta mengajak seluruh masyarakat bergandengan tangan membangun Maluku Tenggara yang semakin maju dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ji4)