Bupati Timotius Kaidel bersama Forkopimda menyambut kedatangan jamaah haji Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026.(Foto: Diskominfo Aru)

Syukur dan Haru Warnai Kepulangan Jamaah Haji Aru dari Tanah Suci

7

Dobo, JejakInfo.id — Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti penyambutan jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, yang telah kembali dari Tanah Suci setelah menunaikan rangkaian ibadah haji Tahun 2026/1447 Hijriah.

Seluruh jamaah dilaporkan kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan selamat. Kepulangan mereka menjadi kabar membahagiakan bagi keluarga, pemerintah daerah, serta masyarakat Kepulauan Aru.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut secara resmi dalam acara penerimaan yang berlangsung di Aula Lantai II Gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Aru.

Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, mengungkapkan rasa syukur atas kembalinya seluruh jamaah haji dengan selamat setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji telah menunaikan ibadah dengan baik dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat serta selamat,” ujar Timotius.

Bupati berharap, perjalanan spiritual yang dijalani selama di Tanah Suci tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi semata, tetapi membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial para jamaah setelah kembali ke tengah masyarakat.

Menurutnya, predikat haji yang kini disandang harus tercermin melalui sikap, perilaku, dan keteladanan yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Sepulang dari Tanah Suci, para jamaah diharapkan menjadi teladan, menjadi panutan, serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Aru, Fahrul Beder Alkatiri, menjelaskan seluruh jamaah tiba di Bandara Dobo pada Minggu (21/6) sekira pukul 08.50 WIT menggunakan pesawat Wings Air.

Sejak pagi, keluarga, kerabat, dan masyarakat sudah memadati area penyambutan. Raut bahagia dan haru tampak jelas saat para jamaah akhirnya kembali menginjakkan kaki di Bumi Jargaria.

“Semua jamaah haji berhasil menunaikan ibadah dengan baik dan sempurna. Mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kepulangan ke daerah, seluruh proses berjalan lancar,” kata Beder kepada wartawan, Senin (22/6).

Beder juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, khususnya Bupati dan DPRD, atas dukungan penuh selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah, terutama dalam pembiayaan transportasi keberangkatan dan pemulangan jamaah, sangat membantu kelancaran seluruh proses.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian besar dan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.

Tahun 2026 juga menjadi catatan penting dalam sejarah pelayanan haji di Kabupaten Kepulauan Aru. Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan ibadah haji ditangani oleh Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Aru, setelah sebelumnya berada di bawah koordinasi Kementerian Agama.

Meski menjadi pengalaman perdana, seluruh tahapan penyelenggaraan mulai dari pengurusan dokumen, pemeriksaan kesehatan, bimbingan manasik, pemberangkatan, hingga pemulangan berjalan sukses.

Keberhasilan ini menjadi modal berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun-tahun mendatang.

“Kami optimistis pelayanan haji ke depan akan semakin baik dan profesional. Harapan kami, kuota haji untuk Kabupaten Kepulauan Aru juga dapat ditambah agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci,” pungkas Beder. (ji3)