Bupati Malra, Muhamad Thaher Hanubun menghadiri Rapat Koordinasi Kampanye Kreatif bersama Forkopimda Wilayah Maluku di Ruang Yudha, Makodam XV/Pattimura, Kota Ambon, Senin (2/11). (Ist)

Thaher Hanubun Ajak Perkuat Kampanye Humanis, Ain Ni Ain Jadi Fondasi Jaga Persatuan Maluku

8

Ambon, JejakInfo.id — Menjaga keamanan dan persatuan di Maluku tidak cukup hanya mengandalkan aparat keamanan. Kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting untuk merawat keharmonisan di tengah keberagaman.

Semangat itulah yang didorong Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, melalui penguatan komunikasi publik yang edukatif dan humanis bersama TNI, pemerintah daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Komitmen tersebut disampaikan Thaher saat menghadiri Rapat Koordinasi Kampanye Kreatif bersama Forkopimda Wilayah Maluku di Ruang Yudha, Makodam XV/Pattimura, Kota Ambon, Senin (2/11/2026).

Thaher menegaskan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara siap membangun sinergi dengan TNI, Pemerintah Provinsi Maluku, serta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

“Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara siap bersinergi dengan TNI, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota lainnya dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kondusivitas wilayah Maluku melalui pendekatan kampanye kreatif yang edukatif dan humanis,” ungkap Thaher.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat. Masyarakat juga harus mengambil bagian dengan membangun kesadaran bersama, memperkuat komunikasi, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memicu perpecahan.

Karena itu, pendekatan komunikasi publik harus dilakukan secara terbuka, persuasif, dan menyentuh kehidupan masyarakat. Pesan tentang kebangsaan, toleransi, persaudaraan, dan persatuan perlu disampaikan dengan cara yang menarik agar mudah diterima seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan Kodam XV/Pattimura dan dipimpin Pangdam XV/Pattimura tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Maluku.

Pertemuan ini menjadi ruang untuk menyatukan langkah dan memperkuat strategi komunikasi agar pesan-pesan menjaga keamanan dan persatuan tidak berhenti sebatas imbauan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Thaher, pendekatan edukatif dan humanis tersebut sejalan dengan nilai luhur masyarakat Kei, yakni Ain Ni Ain.

Filosofi yang bermakna bahwa kita semua bersaudara itu mengajarkan pentingnya saling menghargai, saling membantu, dan menjaga kehidupan bersama meskipun berada dalam perbedaan.

Nilai inilah yang dinilai perlu terus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda. Sebab, persatuan tidak lahir hanya dari seruan, tetapi tumbuh dari sikap saling menghormati dan kesediaan setiap orang menjaga kedamaian.

Melalui sinergi pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, dan masyarakat, Pemkab Maluku Tenggara berharap semangat persaudaraan Ain Ni Ain dapat menjadi kekuatan sosial dalam menjaga Maluku tetap aman, damai, dan harmonis. (ji3)

1 Menyukai postingan ini