Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun menghadiri Maluku Business Forum 2026 di Ballroom Hotel Santika Premiere Ambon, Kota Ambon, Minggu (1/11). (Ist)

Thaher Hanubun Bidik Investor, Potensi Maluku Tenggara Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah

14

Ambon, JejakInfo.id — Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan investor untuk mengoptimalkan potensi daerah.

Ia ingin kekayaan sumber daya yang dimiliki Maluku, khususnya Maluku Tenggara, tidak sekadar menjadi potensi, tetapi mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Hanubun saat menghadiri Maluku Business Forum 2026 di Ballroom Hotel Santika Premiere Ambon, Kota Ambon, Minggu (1/11/2026).

Forum yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku itu mengangkat tema “Dinamisasi Ekosistem Energi Maluku melalui Optimalisasi Potensi, Hilirisasi Industri dan Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan”.

Menurut Hanubun, forum bisnis tersebut memiliki arti penting karena mempertemukan berbagai elemen strategis, mulai dari pemerintah, kalangan cendekiawan, pelaku usaha, industri hingga investor. Pertemuan itu menjadi kesempatan untuk membuka ruang komunikasi, bertukar gagasan, sekaligus menjajaki peluang kerja sama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku.

“Forum ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, kalangan cendekiawan, pelaku usaha, industri, dan investor untuk membahas berbagai potensi serta peluang pengembangan ekonomi Maluku,” ungkap Hanubun.

Ia menegaskan, pembangunan ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan dunia usaha dan investor agar berbagai potensi yang tersedia dapat dikelola secara maksimal dan menghasilkan nilai tambah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, peluang tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperluas jejaring kerja sama serta membuka akses komunikasi dengan calon mitra investasi.

Hanubun melihat sektor kelautan dan perikanan, pariwisata bahari, serta berbagai sumber daya lokal lainnya memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Dengan dukungan investasi dan pengolahan hasil produksi di daerah, sektor-sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru, memperluas kesempatan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia berharap Maluku Business Forum 2026 tidak berhenti sebatas diskusi dan pertukaran gagasan. Berbagai peluang yang telah dibicarakan harus ditindaklanjuti melalui kerja sama nyata dan langkah konkret.

Bagi Hanubun, investasi bukan sekadar menghadirkan modal ke daerah, tetapi bagaimana investasi tersebut mampu menggerakkan potensi lokal, membuka peluang ekonomi, dan memastikan masyarakat ikut merasakan manfaat pembangunan.

Dengan demikian, potensi Maluku Tenggara tidak hanya dikenal sebagai kekayaan daerah, tetapi benar-benar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (ji6)