-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026




Ambon, JejakInfo.id — Suasana khidmat namun penuh harapan mewarnai Sekretariat IKAPATTI, Senin (6/4), saat pengurus lama Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI) periode 2021–2025 resmi menyerahkan aset organisasi kepada kepengurusan baru. Bukan sekadar seremonial, momen ini menjadi penanda berpindahnya tanggung jawab, sekaligus arah baru perjalanan organisasi alumni tersebut.
Di balik tumpukan dokumen dan berkas yang diserahkan, tersimpan jejak kerja selama empat tahun terakhir mulai dari laporan kegiatan, dokumen legalitas, hingga catatan keuangan yang mencerminkan dinamika organisasi.
Rapat serah terima dipimpin Sekretaris Jenderal periode 2021–2025, Dr. Agus Ufie, M.Pd. Ia menegaskan, proses ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral dan organisatoris kepada seluruh alumni.
“Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi bentuk komitmen kami menjaga kepercayaan organisasi,” ujarnya.
Penyerahan dilakukan secara simbolis namun sarat makna. Ketua Harian sebelumnya, Dr. Ruslan Tawary, M.Si menyerahkan mandat kepada Ketua Harian baru, Ilham Tauda. Sementara dokumen perjalanan organisasi selama periode kepengurusan diserahkan kepada Sekretaris Jenderal terpilih, Dr. Hanok Mandaku, MT.
Dalam laporan yang dibuka di forum tersebut, terungkap kondisi keuangan IKAPATTI yang tercatat memiliki saldo ratusan juta rupiah di rekening organisasi. Selain itu, dokumen penting seperti akta pendirian, NPWP, hingga legalitas resmi dari pemerintah turut berpindah tangan.
Namun lebih dari angka dan berkas, yang diserahkan adalah fondasi kerja yang telah dibangun termasuk berbagai program strategis. Selama periode 2021–2025, IKAPATTI tercatat memperluas jaringan melalui pembentukan kepengurusan cabang di berbagai daerah, serta menggerakkan kegiatan sosial lewat program “IKAPATTI Berbakti” dan “IKAPATTI Peduli”.
Ruslan Tawary menegaskan, sejak awal IKAPATTI didirikan bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi sebagai kekuatan kolektif alumni untuk memberi dampak nyata.
“IKAPATTI harus menjadi motor penggerak sinergi alumni. Kita ingin Universitas Pattimura semakin besar, dan alumni hadir memberi kontribusi di berbagai sektor,” tegasnya.
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang ditinggalkan. Salah satunya menyangkut status sekretariat organisasi yang sebelumnya dirintis, namun kemudian beralih pengelolaan. Pengurus lama berharap kepemimpinan baru dapat menuntaskan persoalan tersebut.
“Kami ingin ini diselesaikan dengan baik. Sekretariat itu penting sebagai simbol dan pusat aktivitas organisasi,” ujar Tawary.
Ia juga memastikan bahwa kewajiban keuangan yang masih tersisa akan segera diselesaikan sebagai bagian dari komitmen menjaga integritas organisasi.
Sementara itu, Ketua Harian IKAPATTI yang baru, Ilham Tauda, menerima estafet kepemimpinan dengan nada optimistis. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras pengurus sebelumnya, sembari membuka ruang untuk kolaborasi ke depan.
“Kami berterima kasih atas fondasi yang sudah dibangun. Kami juga berharap tetap mendapat arahan agar bisa melangkah lebih baik,” katanya.
Di bawah kepemimpinan baru, IKAPATTI diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan partisipasi alumni, serta memastikan program kerja benar-benar memberi dampak nyata.
Serah terima ini bukan akhir dari sebuah periode, melainkan awal dari babak baru. Dengan bekal pengalaman dan semangat regenerasi, IKAPATTI kini dihadapkan pada tantangan untuk tumbuh lebih solid, menjadi jembatan antara alumni, almamater, dan pembangunan daerah. (ji6)





