-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Bula, JejakInfo.id — Pembangunan Jalan Air Nanang–Kota Baru di Pulau Seram terus dikebut. Di tengah tantangan medan dan berbagai persoalan lapangan, pekerjaan yang menjadi bagian penting dalam membuka akses dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Seram itu menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, BPJN Maluku turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Air Nanang–Kota Baru (SBSN) MYC Tahun Anggaran 2025–2027, Minggu (9/8).
Monitoring dipimpin langsung Plt. Kepala BPJN Maluku, Muhammad Ulwan Talaohu, di wilayah kerja PPK 2.6 Satker PJN Wilayah II Provinsi Maluku.
Bagi BPJN Maluku, kunjungan tersebut bukan sekadar melihat angka progres di atas laporan. Kondisi nyata di lapangan menjadi perhatian utama, terutama untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan yang sedang berlangsung benar-benar memenuhi target sekaligus menjaga kualitas hasil pembangunan.
Sebelum menuju lokasi pekerjaan, Ulwan bersama jajaran BPJN Maluku dan penyedia jasa terlebih dahulu menggelar pembahasan progres di Base Camp proyek. Dari sana, rombongan kemudian bergerak meninjau langsung sejumlah titik pekerjaan.
Peninjauan dilakukan untuk mencocokkan perkembangan pekerjaan di lapangan dengan rencana yang telah ditetapkan, melihat tahapan penanganan yang sudah dicapai, sekaligus memastikan kualitas dan kuantitas pekerjaan yang telah maupun sedang dikerjakan tetap sesuai ketentuan.
Turut mendampingi Ulwan dalam monitoring tersebut Kepala Seksi Pembangunan Mezack Ruhulessin, Kepala Seksi KPIJ Yade Trianto, Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol, Kasatker P2JN Provinsi Maluku Julia O. Joris, PPK Perencanaan Stanley R. Tumbelaka, PPK 2.6 Provinsi Maluku Melkianus Hitijahubessy, serta jajaran staf teknis.
Di tengah peninjauan, Ulwan memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Satker, PPK, penyedia jasa dan seluruh pihak yang terlibat. Menurut dia, capaian pekerjaan hingga saat ini patut diapresiasi karena mampu bergerak cukup signifikan meski berhadapan dengan berbagai tantangan di lapangan.
“Saat ini kami jajaran BPJN Maluku hadir di paket pekerjaan Pembangunan Jalan Air Nanang–Kota Baru (SBSN) MYC Tahun Anggaran 2025–2027. Saya menyampaikan terima kasih kepada Kasatker dan PPK yang menangani pekerjaan ini karena sampai hari ini progres yang telah dicapai luar biasa apabila dibandingkan dengan segala problematika lapangan yang ada,” ujar Ulwan.
Ia mengungkapkan, pekerjaan saat ini telah mencapai STA 26+200, sementara total target penanganan diarahkan hingga STA 31+700.
Dari sisi kontrak MYC, progres keseluruhan telah mencapai 30,2 persen. Sementara untuk pelaksanaan Tahun Anggaran 2026, progres pekerjaan sudah berada di angka 64,3 persen.
Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menjaga ritme pembangunan hingga pekerjaan benar-benar tuntas. Namun, Ulwan mengingatkan agar percepatan tidak mengorbankan kualitas.
Baginya, mengejar target bukan hanya soal seberapa cepat pekerjaan selesai, tetapi juga memastikan hasil pembangunan memiliki mutu yang baik dan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat yang akan menggunakannya.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran yang berada di lapangan mempertahankan semangat kerja dan terus mendorong percepatan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pesan saya, semangat terus teman-teman di lapangan. Pacu progres, kita kejar sampai tuntas,” tegasnya.
Pembangunan Jalan Air Nanang–Kota Baru sendiri memiliki arti strategis bagi Pulau Seram. Jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pergerakan barang, aktivitas ekonomi dan keterhubungan antarwilayah.
Dengan konektivitas yang semakin baik, akses masyarakat terhadap berbagai pusat pelayanan dan kegiatan ekonomi juga diharapkan semakin terbuka.
Karena itu, Monev yang dilakukan BPJN Maluku menjadi bagian penting untuk memastikan proyek tidak berhenti pada pencapaian angka progres semata. Setiap tahapan harus dikawal agar pembangunan yang dikerjakan dengan anggaran negara tersebut benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
BPJN Maluku pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan pengendalian hingga seluruh tahapan pekerjaan selesai. Targetnya jelas: progres terus bergerak, kualitas tetap terjaga, dan Jalan Air Nanang–Kota Baru dapat dituntaskan sesuai rencana. (ji1)
