-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Ambon, JejakInfo.id — Lapangan Upacara Universitas Pattimura (Unpatti) dipenuhi suasana khidmat saat sivitas akademika memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara tersebut dipimpin langsung Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., selaku Inspektur Upacara.
Seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan Unpatti mengikuti rangkaian upacara dengan penuh penghormatan. Prosesi diawali pengibaran Sang Saka Merah Putih, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta Naskah Proklamasi.
Dalam amanatnya, Fredy membacakan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang turut menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto.
Pesan utama dalam amanat tersebut menempatkan perguruan tinggi pada posisi penting dalam membangun kemandirian bangsa. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga dituntut melahirkan riset, inovasi, dan solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Penguasaan sains dan teknologi, serta penguatan riset dan inovasi, dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan industri nasional sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa.
Momentum peringatan kemerdekaan itu kemudian dilanjutkan dengan pemberian tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah dosen dan tenaga kependidikan Unpatti atas pengabdian mereka selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Salah satu akademisi yang menerima penghargaan tersebut adalah Prof. Dr. Salmon Eliazer Marthen Nirahua, S.H., M.Hum., Guru Besar Fakultas Hukum Unpatti.
Prof. Nirahua dikenal sebagai akademisi yang menekuni bidang Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara. Dedikasinya di lingkungan kampus tidak hanya terlihat dari aktivitas pendidikan dan penelitian, tetapi juga melalui kiprahnya dalam tata kelola kelembagaan Unpatti.
Ia dipercaya memimpin Senat Universitas Pattimura selama dua periode berturut-turut, yakni periode 2018–2022 dan 2022–2026.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya menjadi bagian dari apresiasi negara terhadap pengabdian para dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdikan waktu dan tenaga untuk dunia pendidikan.
Semarak HUT ke-81 RI di Unpatti semakin terasa setelah upacara berakhir. Sejumlah pemenang perlombaan yang digelar dalam rangka menyambut kemerdekaan turut menerima hadiah.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa perayaan kemerdekaan di lingkungan kampus bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ruang untuk menghargai pengabdian, memperkuat kebersamaan, serta meneguhkan kembali peran perguruan tinggi dalam mengisi kemerdekaan. (ji6)


