Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam. (Ist)

Wabup Malra Hadiri Forum Inovasi di Ambon, Bawa Misi Percepatan Pembangunan

15

Ambon, JejakInfo.id — Agenda penting kembali menanti Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Langkah pasti itu ditunjukkan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam.

Di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia memastikan diri hadir dalam Rapat Koordinasi Program Inovasi Fase 3 yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku di Santika Hotel Premiere, Selasa (5/5).

Kehadirannya di Ambon bukan tanpa alasan. Ia datang membawa mandat langsung dari Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun sekaligus membawa harapan agar daerahnya tidak tertinggal dalam arus perubahan yang kini digerakkan melalui program inovasi daerah.

“Iya, saya mewakili Pak Bupati untuk mengikuti pelaksanaan Program Inovasi Fase 3, termasuk rapat Komite Pengarah yang ketiga,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jalan Said Perintah, Senin (4/5).

Bagi Rahantoknam, forum ini bukan hanya pertemuan rutin antarpejabat. Lebih dari itu, program inovasi yang digagas Pemerintah Provinsi Maluku menjadi ruang strategis untuk mendorong percepatan pembangunan berbasis gagasan baru dan kolaborasi lintas daerah.

"Ini bukan sekadar forum pertemuan seremonial. Kami melihatnya sebagai ruang penting untuk bertukar gagasan, memperkuat kerja sama, sekaligus mencari terobosan yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat di daerah," ucapnya.

Dengan nada penuh keyakinan, Rahantoknam menegaskan bahwa inovasi kini menjadi kunci. Bukan hanya untuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga untuk memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Sejumlah wilayah turut ambil bagian dalam fase ini, di antaranya Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, serta Kabupaten Seram Bagian Barat. Mereka akan duduk bersama para mitra pembangunan untuk merumuskan langkah-langkah konkret yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan daerah.

Bagi Rahantoknam, forum ini bukan hanya pertemuan rutin antarpejabat. Lebih dari itu, program inovasi yang digagas Pemerintah Provinsi Maluku menjadi ruang strategis untuk mendorong percepatan pembangunan berbasis gagasan baru dan kolaborasi lintas daerah. Mereka akan duduk bersama para mitra pembangunan untuk merumuskan langkah-langkah konkret yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan daerah.

Dengan nada optimistis, Rahantoknam menegaskan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Ia berharap pertemuan ini mampu melahirkan terobosan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan nada optimistis, Rahantoknam menegaskan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Ia berharap pertemuan ini mampu melahirkan terobosan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. (ji1)